Rabu, 06 November 2013





"Hadiah Dari Calon Penghuni Syurga"


Dapet hadiah ? Dari calon penghuni syurga ? waaah, siapa si yang ngga mau, mau bangeeet, hehee. . #eh, kok calon penghuni syurga ? emangnya siapa ? *yaa, seluruh umat muslim yang ada dibumi ini saia do’akan sebagai calon penghuni syurga, termasuk yang baca tulisan ini nich :) Aamiin. . . hmm, ya iyalah. .inget ngga sobat akan sebuah sejarah istimewa yang menceritakan tentang sosok sang penegak kebenaran, sosok sang pelopor dari segala pelopor, sosok yang telah memancarkan cahaya dan menyebarkan berkah dengan kepribadian mulianya, yah, baginda Muhammad Rosuulul Hurriyah, dengan segala kegelisahan didalam lubuk hatinya didetik-detik menjelang sakaratul mautnya, beliau menanyakan kepada malaikat jibril hadiah apa yang telah disediakan oleh Allah disisi Nya setelah beliau wafat nanti, malaikatpun menjawab bahwasanya “pintu-pintu langit telah dibuka, sedangkan malaikat-malaikat telah berbaris untuk menyambut rohmu” baginda Saw bersabda: “segala puji dan syukur bagi tuhanku. Wahai jibril apalagi yang telah disediakan Allah untukku? ” jibril menjawab lagi : “bahwasanya pintu-pintu syurga telah dibuka, dan bidadari-bidadari telah berhias, sungai-sungai telah mengalir, dan buah-buahnya telah ranum, semuanya menanti kedatangan rohmu.” baginda Saw bersabda lagi: “segala puji dan syukur bagi tuhanku. Wahai jibril apalagi yang telah disediakan Allah untukku? jibril menjawab: “aku memberikan berita gembira untuk tuan. Tuanlah yang pertama-tama diizinkan sebagai pemberi syafaat pada hari kiamat nanti.” Kemudian Rosulullah Saw bersabda: “segala puji dan syukur aku panjatkan untuk tuhanku. Wahai jibril beritahu kepadaku lagi tentang kabar yang menggembirakan aku.” Jibril a.s bertanya: “ wahai kekasih Allah, apa sebenarnya yang ingin tuan tanyakan?” Rosulullah Saw menjawab: “tentang kegelisahanku, apakah yang akan diperoleh oleh orang-orang yang membaca Al-Qur’an sesudahku? Apakah yang akan diperoleh oleh orang-orang yang berpuasa pada bulan ramadhan sesudahku? Apakah yang akan diperoleh oleh orang-orang yang berziarah ke baitul haram sesudahku?” jibril menjawab: “saya membawa kabar gembira untuk baginda, sesungguhnya Allah telah berfirman:
“Aku telah mengharamkan syurga bagi semua nabi dan umat, sampai engkau dan umatmu memasukinya terlebih dahulu.”
Maka berkatalah Rosulullah Saw: ”sekarang, tenanglah hati dan perasaanku. Wahai malaikat maut dekatlah padaku.” Lalu malaikat mautpun mendekati Rosulullah Saw, kemudian malaikat mautpun mulai mencabut nyawa Rosulullah Saw. Ketika roh baginda sampai dipusar perut, baginda berkata: “wahai jibril, alangkah pedihnya maut.” Mendengar ucapan Rosulullah itu, jibril a.s memalingkan mukanya. Lalu Rosulullah bertanya: “wahai jibril, apakah engkau tidak suka memandang mukaku?” jibril menjawab : “wahai kekasih Allah, siapa yang sanggup melihat muka baginda, sedangkan baginda sedang merasakan sakitnya maut?” Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. akhirnya roh yang mulia itupun meninggalkan jasad Rosulullah Saw.  
            subhanAllah. . .bagaimana mungkin kita sebagai umatnya tidak bergetar haru ketika mendengarkan secuil sejarah menjelang kewafatan beliau diatas, dan bahkan dalam keadaan menggetirkanpun beliau masih gundah memikirkan nasib umatnya pasca kewafatan. Allahu Akbar, kepribadianmu sungguh bak mutiara yang terjaga didasar samudra. .semoga salam dan sejahtera senantiasa tercurah kepadamu wahai kekasih Allah, kekasih sang pencipta seluruh jagat raya. . . *nah itu pemirsa ceritanya, mengapa saia berani-beraninya mengatakan bahwa kalian seluruh umat muslim yang beriman, adalah calon penghuni syurga, hehe. .kembali ke topik awal yaaa. .
            Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam pernah bersabda: “Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari).
Ngga usah muluk-muluk dah, meski hanya dengan hadiah sederhana asalkan ikhlas dihati insyAllah juga akan ngena kok dihati si penerima hadiah, tapi jangan disertai dengan kesusahan bagi diri sendiri dan orang lain lho ya, karena memang tujuan utama dari memberi hadiah adalah agar kita semakin mencintai dan semakin harmonis dengan satu sama lain, Eits, yang Akhwat sesama yang Akhwat, yang Ikhwan sesama yang ikhwan, semisal mau bersilangan, asalkan   dengan catatan “Apabila Aman Dari Fitnah” lho yaa. . okeh !
Didalam sabda yang lain juga disebutkan bahwa, Imam Baqir As bersabda, “Rasulullah Saw menerima hadiah dan menolak menerima sedekah dan beliau bersabda, “Berilah hadiah sesama kalian, karena hadiah akan menghilangkan kesedihan dan menghapus dendam dan benci.”
Hadiah kecil untuk saudaramu, ngga harus nunggu mereka millad lhoo :D
Yuk, per erat tali ukhuwah dengan saling memberi hadiah. . .
Salam Fasta ! :)
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar