"Hadiah
Dari Calon Penghuni Syurga"
Dapet
hadiah ? Dari calon penghuni syurga ? waaah, siapa si yang ngga mau, mau
bangeeet, hehee. . #eh, kok calon penghuni syurga ? emangnya siapa ? *yaa,
seluruh umat muslim yang ada dibumi ini saia do’akan sebagai calon penghuni
syurga, termasuk yang baca tulisan ini nich :) Aamiin. . . hmm, ya iyalah.
.inget ngga sobat akan sebuah sejarah istimewa yang menceritakan tentang sosok
sang penegak kebenaran, sosok sang pelopor dari segala pelopor, sosok yang telah
memancarkan cahaya dan menyebarkan berkah dengan kepribadian mulianya, yah,
baginda Muhammad Rosuulul Hurriyah, dengan segala kegelisahan didalam lubuk
hatinya didetik-detik menjelang sakaratul mautnya, beliau menanyakan kepada
malaikat jibril hadiah apa yang telah disediakan oleh Allah disisi Nya setelah
beliau wafat nanti, malaikatpun menjawab bahwasanya “pintu-pintu langit telah
dibuka, sedangkan malaikat-malaikat telah berbaris untuk menyambut rohmu”
baginda Saw bersabda: “segala puji dan syukur bagi tuhanku. Wahai jibril
apalagi yang telah disediakan Allah untukku? ” jibril menjawab lagi :
“bahwasanya pintu-pintu syurga telah dibuka, dan bidadari-bidadari telah
berhias, sungai-sungai telah mengalir, dan buah-buahnya telah ranum, semuanya
menanti kedatangan rohmu.” baginda Saw bersabda lagi: “segala puji
dan syukur bagi tuhanku. Wahai jibril apalagi yang telah disediakan Allah
untukku? jibril menjawab: “aku memberikan berita gembira untuk tuan. Tuanlah
yang pertama-tama diizinkan sebagai pemberi syafaat pada hari kiamat nanti.”
Kemudian Rosulullah Saw bersabda: “segala puji dan syukur aku panjatkan untuk
tuhanku. Wahai jibril beritahu kepadaku lagi tentang kabar yang menggembirakan
aku.” Jibril a.s bertanya: “ wahai kekasih Allah, apa sebenarnya yang ingin
tuan tanyakan?” Rosulullah Saw menjawab: “tentang kegelisahanku, apakah yang
akan diperoleh oleh orang-orang yang membaca Al-Qur’an sesudahku? Apakah yang
akan diperoleh oleh orang-orang yang berpuasa pada bulan ramadhan sesudahku?
Apakah yang akan diperoleh oleh orang-orang yang berziarah ke baitul haram
sesudahku?” jibril menjawab: “saya membawa kabar gembira untuk baginda,
sesungguhnya Allah telah berfirman:
“Aku
telah mengharamkan syurga bagi semua nabi dan umat, sampai engkau dan umatmu memasukinya
terlebih dahulu.”
Maka
berkatalah Rosulullah Saw: ”sekarang, tenanglah hati dan perasaanku. Wahai
malaikat maut dekatlah padaku.” Lalu malaikat mautpun mendekati Rosulullah Saw,
kemudian malaikat mautpun mulai mencabut nyawa Rosulullah Saw. Ketika roh
baginda sampai dipusar perut, baginda berkata: “wahai jibril, alangkah pedihnya
maut.” Mendengar ucapan Rosulullah itu, jibril a.s memalingkan mukanya. Lalu
Rosulullah bertanya: “wahai jibril, apakah engkau tidak suka memandang mukaku?”
jibril menjawab : “wahai kekasih Allah, siapa yang sanggup melihat muka
baginda, sedangkan baginda sedang merasakan sakitnya maut?” Sebentar kemudian
terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya
Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku,
jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah
tidak bergerak lagi. akhirnya roh yang mulia itupun meninggalkan
jasad Rosulullah Saw.
subhanAllah. . .bagaimana mungkin kita
sebagai umatnya tidak bergetar haru ketika mendengarkan secuil sejarah
menjelang kewafatan beliau diatas, dan bahkan dalam keadaan menggetirkanpun
beliau masih gundah memikirkan nasib umatnya pasca kewafatan. Allahu Akbar,
kepribadianmu sungguh bak mutiara yang terjaga didasar samudra. .semoga salam
dan sejahtera senantiasa tercurah kepadamu wahai kekasih Allah, kekasih sang
pencipta seluruh jagat raya. . . *nah itu pemirsa ceritanya, mengapa saia
berani-beraninya mengatakan bahwa kalian seluruh umat muslim yang beriman, adalah
calon penghuni syurga, hehe. .kembali ke topik awal yaaa. .
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa
sallam pernah bersabda: “Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan
saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari).
Ngga
usah muluk-muluk dah, meski hanya dengan hadiah sederhana asalkan ikhlas dihati
insyAllah juga akan ngena kok dihati si penerima hadiah, tapi jangan disertai
dengan kesusahan bagi diri sendiri dan orang lain lho ya, karena memang tujuan
utama dari memberi hadiah adalah agar kita semakin mencintai dan semakin harmonis
dengan satu sama lain, Eits, yang Akhwat sesama yang Akhwat, yang Ikhwan sesama
yang ikhwan, semisal mau bersilangan, asalkan
dengan catatan “Apabila Aman Dari Fitnah” lho yaa. . okeh !
Didalam
sabda yang lain juga disebutkan bahwa, Imam Baqir As bersabda, “Rasulullah Saw
menerima hadiah dan menolak menerima sedekah dan beliau bersabda, “Berilah
hadiah sesama kalian, karena hadiah akan menghilangkan kesedihan dan menghapus
dendam dan benci.”
Hadiah
kecil untuk saudaramu, ngga harus nunggu mereka millad lhoo :D
Yuk,
per erat tali ukhuwah dengan saling memberi hadiah. . .
Salam
Fasta ! :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar